Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Perusahaan Go Public ( IPO )

Banyak Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Perusahaan Go Public atau melakukan IPO. Termasuk memperhatikan aspek kecukupan modal dan soliditas keuangan dan tatakelolanya.


Proses perusahaan untuk go public atau melakukan IPO (initial public offering) merupakan proses yang gampang gampang susah. Gampang bagi yang sudah melakukan dan membantu proses IPO, namun sulit bagi pebisnis yang belum pernah menjalani atau bekerja di perusahaan yang akan IPO. Betapapun, agar IPO sukses, menjadi perusahaan go public dengan baik, butuh persiapan yang baik. Hal-hal ini mungkin bisa membantu. 


Mulailah dengan kepemimpinan IPO yang kuat

Pemilik perusahaan harus memastikan bahwa tim IPO di perusahaannya memiliki pemimpin yang kuat yang mampu menjadi leader pada proses IPO. Di sebagian besar perusahaan, peran ini diberikan kepada chief financial officer (“CFO”), terkadang kepala pengembangan bisnis atau keuangan perusahaan. Bahkan untuk IPO yang lebih besar atau lebih kompleks, biasanya dibentuk komite pengarah IPO. Seorang pemimpin IPO yang kuat harus diidentifikasi dengan jelas saat ia menjadi titik kontak, baik secara internal maupun eksternal, dan akan mendorong seluruh proses, mencapai tonggak pencapaian, berhubungan dengan pemangku kepentingan, dan mengambil keputusan penting.


Dukung rencana IPO dengan dengan cara manajemen proyek (project management) yang baik

Keberhasilan IPO tergantung pada identifikasi masalah dan pemantauan kemajuan melalui manajemen proyek yang efektif. Tanpa ini, satu bagian organisasi mungkin tidak tahu apa yang dilakukan pihak lain. IPO yang berhasil menggunakan sumber daya yang tepat untuk mendukung pemimpin IPO dalam menyusun rencana, memantau kemajuan, mengidentifikasi masalah, dan menjaga proses tetap pada jalurnya. Proses IPO sering menyebabkan beban kerja meningkat. Sumber daya eksternal dapat dipertimbangkan untuk melaksanakan tugas sehari-hari atau untuk melakukan fungsi khusus.


Lakukan penilaian kesiapan IPO secara menyeluruh

Selalu cek dan menilai internal sejauhmana kesiapan IPO di perusahaan untuk melakukan IPO yang sukses. Sangat penting untuk mengidentifikasi masalah gambaran besar dan mencegah hal-hal yang terduga di kemudian hari. Penilaian, dalam bentuk kuesioner, akan membantu mengidentifikasi isu-isu penting dan gap persyaratan yang harus diperbaiki. Di akhir penilaian kesiapan, perusahaan akan memiliki road map yang jelas tentang bagaimana menuju ke IPO, dengan rekomendasi dan alur kerja yang diprioritaskan, tanggung jawab yang diberikan, dan jadwal untuk perbaikan. Oleh karena itu, penilaian kesiapan menjadi titik awal transformasi perusahaan.


Bangun organisasi keuangan yang kuat

Mendapatkan organisasi keuangan yang tepat, dengan kemampuan yang tepat untuk menyampaikan pelaporan keuangan yang berkualitas pada waktu yang tepat, merupakan faktor penting dalam menciptakan IPO yang sukses. Kami merekomendasikan perusahaan untuk mulai bertindak seperti perusahaan publik setidaknya satu tahun sebelumnya sebelum mengajukan pernyataan pendaftarannya, dengan fokus pada pengurangan proses penutupan keuangan bulanan ke periode yang wajar dan menyiapkan informasi keuangan triwulanan dengan tingkat detail dan akurasi yang diharapkan. menjadi perusahaan publik. 


Penting juga untuk mengembangkan fungsi Perencanaan dan Analisis Keuangan yang kuat untuk memperkirakan pendapatan secara akurat, mengikuti pedoman, dan memberikan proyeksi terperinci yang diperlukan untuk latihan penilaian IPO. Beberapa kuartal pertama kehidupan sebagai perusahaan publik sangat penting. Ketidakmampuan untuk menyampaikan laporan keuangan yang diperlukan kepada regulator akan merusak nilai pemegang saham dan dapat membahayakan kredibilitas. Oleh karena itu, penting untuk membangun organisasi keuangan yang kuat dengan proses yang berulang sebelum menjadi sorotan.


Pikirkan proses yang berkelanjutan

Setelah pertemuan awal IPO, organisasi dan semua penasihatnya memiliki dokumen penawaran, pertemuan dengan bankir, proses pernyataan pendaftaran, slide investor, dan materi roadshow. Perusahaan cenderung kurang fokus dalam membangun proses yang berkelanjutan (misalnya hubungan investor, tata kelola perusahaan, komite audit, pengendalian internal, hukum dan pajak). Setelah terdaftar, perusahaan perlu menangani persyaratan kepatuhan dan peraturan yang sedang berlangsung dan akan memerlukan pementasan dengan cara yang dikontrol dengan hati-hati untuk memastikan bahwa setiap elemen siap.


Persiapkan dan bangun soliditas keuangan dan pertumbuhan masa depan

Agar perusahaan IPO dengan sukses pada tahun yang sudah ditentukan, perusahaan juga perlu memperkuat struktur permodalan. Perusahaan yang perbandingan antara hutang dan ekuitasnya besar tentu akan dinilai lebih jelek dibanding yang Debt to Equity Ratio-nya rendah. Tak ada salahnya Anda mencari investor pre-IPO 3 atau 4 tahun sebelum go public untuk meningkatkan skala perusahaan, memperkuat permodalan, dan mempercantik keuangan perusahaan di mata investor publik. Perusahaan-perusahaan besar yang punya visi pertumbuhan biasanya menggandeng investor pre-IPO pada 3-4 tahun sebelum go public. Dana dari investor itu biasanya dipakai untuk menambah pabrik, kapasitas produksi, kantor cabang hingga akuisisi perusahaan yang bisa mendukung pertumbuhan. Karena fakta, di kalangan pemain investasi, ada fund-fund khusus yang disasarkan untuk diinvestasikan pada perusahaan yang akan IPO. 

Bila perusaahaan Bapak/Ibu sedang membutuhkan investor untuk pre IPO funding, kami siapkan kenalkan dengan kawan yang bisa melakukan investasi di perusahaan yang akan IPO. Juga kami punya sejumlah relasi financial advisor yang  sudah kenyang pengalaman meng-go-public-kan lebih dari 50 perusahaan di Indonesia ke BEI yang siap bantu proses IPO dari A sampai Z.  

Terima kasih


Silahkan hubungi kami di :  

HP/WA   : 0812 8554 5155 (Adhi)


Bacaan Lain: 

  • Beberapa Investor Asing Yang Ingin Bermitra Dengan Perusahaan Lokal
  • Cari perusahaan yang berjalan baik untuk diakuisisi sahamnya
  • Lebih baru Lebih lama