Pasang-Surut Group Bakrie Di Pentas Bisnis Indonesia

Bakrie Tower


Group Bakrie, sebuah kelompok usaha yang sangat terkenal di Indonesia, memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Didirikan oleh Achmad Bakrie, pendiri kelompok usaha, pada tahun 1953, awalnya sebagai perusahaan perdagangan ekspor impor yang memasok berbagai produk seperti mainan anak-anak, tekstil, dan pipa baja


Pada tahun 1957, Achmad Bakrie memulai produksi dengan membangun pabrik kecil untuk pipa baja yang digunakan dalam sistem air dan furnitur. Inilah awal dari diversifikasi bisnis yang akan menjadi ciri khas Group Bakrie


Aburizal Bakrie, putra sulung Achmad Bakrie, memainkan peran penting dalam mengembangkan perusahaan keluarga. Lahir pada tahun 1946, Aburizal mengambil alih Group Bakrie pada tahun 1992 dan memimpin hingga tahun 2004. Selama masa jabatannya, Group Bakrie mengalami pertumbuhan yang signifikan, memasuki berbagai sektor seperti telekomunikasi, keuangan, dan properti


Group Bakrie menghadapi tantangan besar pada akhir tahun 1990-an, terutama pada krisis moneter Indonesia tahun 1998. Banyak perusahaan yang bangkrut, dan Group Bakrie tidak luput dari dampaknya. Utang yang mencapai US$ 3 miliar membuat kelompok usaha ini harus melakukan restrukturisasi dan menjual beberapa aset


Aburizal Bakrie menunjukkan keberanian dalam mengambil risiko, meski tetap dengan hitungan cermat. Ia mengajak saudara-saudaranya untuk menjajaki bisnis baru dan akhirnya membeli PT Arutmin Indonesia, sebuah perusahaan batubara, pada tahun 2004


Pilihan membeli PT Arutmin Indonesia menjadi awal kebangkitan bisnis Group Bakrie. Kemudian, pada tahun 2004, Group Bakrie membeli Kaltim Prima Coal (KPC), sebuah perusahaan batubara yang lebih besar. Pemilihan ini memicu kontroversi pada saat itu, tetapi Aburizal Bakrie berhasil membeli KPC dengan pinjaman bank Singapura sebesar US$ 414 juta


Saat ini, Group Bakrie telah memasuki 71 tahun dan masih menjadi salah satu kelompok usaha terbesar di Indonesia. Dalam menjalankan bisnis, Aburizal Bakrie dan saudara-saudaranya berbagi peran, dengan Aburizal memimpin negosiasi bisnis dan adiknya, Nirwan Dermawan Bakrie, menyelesaikan negosiasi


Group Bakrie juga telah melakukan regenerasi ke tangan generasi ketiga, dengan Aburizal Bakrie memilih putranya, Anindya Novyan Bakrie, untuk mengurus bisnis. Ia berharap, di tangan generasi ketiga, Group Bakrie terus berkibar dan lebih stabil


Dalam menjalankan bisnis, Aburizal Bakrie menerapkan disiplin yang sangat tinggi, termasuk dalam mengatur waktu. Ia berpendapat bahwa hidup harus diatur, bukan waktu yang mengatur hidup. Kebiasaan ini diterapkan pada anak-anaknya juga, sehingga mereka dapat hidup dengan disiplin yang sama


Group Bakrie telah menjadi contoh bagaimana kelompok usaha dapat beradaptasi dan tumbuh dalam situasi yang sulit. Dengan strategi diversifikasi bisnis dan kemampuan mengambil risiko, Group Bakrie telah menjadi salah satu kelompok usaha terbesar di Indonesia


Dalam sejarah bisnis Group Bakrie, Aburizal Bakrie memainkan peran sentral dalam mengembangkan perusahaan keluarga. Lahir pada tahun 1946, Aburizal mengambil alih Group Bakrie pada tahun 1992 dan memimpin hingga tahun 2004. Selama masa jabatannya, Group Bakrie mengalami pertumbuhan yang signifikan, memasuki berbagai sektor seperti telekomunikasi, keuangan, dan properti


Group Bakrie telah menjadi salah satu kelompok usaha terbesar di Indonesia, dengan bisnis yang meluas ke berbagai sektor. Dalam menjalankan bisnis, Aburizal Bakrie dan saudara-saudaranya berbagi peran, dengan Aburizal memimpin negosiasi bisnis dan adiknya, Nirwan Dermawan Bakrie, menyelesaikan negosiasi


Dalam sejarah bisnis Group Bakrie, Aburizal Bakrie memainkan peran sentral dalam mengembangkan perusahaan keluarga. Lahir pada tahun 1946, Aburizal mengambil alih Group Bakrie pada tahun 1992 dan memimpin hingga tahun 2004. Selama masa jabatannya, Group Bakrie mengalami pertumbuhan yang signifikan, memasuki berbagai sektor seperti tambang, manufaktur, perkebunan dan properti.  (ED)

#groupbakrie #kisahbisnis #pengusahsukses #pengusahapribumi


Lebih baru Lebih lama